Sunday, January 31, 2021

LHHH 904, Villa Ahoy Sukadanaham

Bergerak untuk sehat, melangkah menuruni lembah, melintasi sungai dan mendaki bukit. Medan yang licin tidak menghambat perjalanan kami untuk selalu melakukan kegiatan ini. Diawali dengan berfoto mengabadikan momen ini, perjalanan menurun yang licin cukup menyulitkan beberapa teman, terbukti ada yang terjerembab jatuh terpeleset. Tertawa menjadi sarana untuk menyemangati terus bergerak. 

Memang hujan semalam mengguyur hampir seluruh wilayah Lampung, jadi tanah basah berlumpur jadi pijakan kami. Pohon hijau kanan kiri kami membantu menjadi sarana pegangan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh menghindari terpeleset.

Dan sungai yang mengalir tidak terlalu deras juga menjadi hiburan tersendiri bagi kami, menyeberang sambil bermain air dan ada yang mengambil foto. Momen lucu para bapak para ibu.

Jangan dilupakan, ada beberapa bunga, tanaman yang bisa menjadi obyek yang mesti diambil gambarnya (gambarnya ya, bukan diambil atau dipetik). 

Saling membantu dalam perjalanan menjadi kewajiban yang tak tersirat, karena disini sifat2 kita salah satu yang bisa dilihat. Ketika ada yg jatuh, menyeberang sungai, nanjak  atau yang kelelahan. 

Friendship, Fun and Fitness, itu moto kami. Kesetiakawanan kegembiraan dan kebugaran menjadi sarana kami untuk selalu bersama baraktifitas setiap minggu dengan lokasi yang berganti2.

Dan nasi kuning, urap, ayam goreng dan kering tempe menjadi pelepas lapar. Kebetulan pak Hadi salah satu team senior berulang tahun ke 70 tetapi tetap bugar, semangat. Oh ya ada juga degan segar tersedia. 

Salam On On Lampung Hash

Sunday, January 03, 2021

HARI 1 PERJALANAN KE NEGERI IMPIAN

Pagi ini kami dijemput sebuah travel menuju ke Liwa yang merupakan ibukota kabupaten Lampung Barat. Masuk melalui tol Natar dan keluar di gerbang tol Bandarjaya. Selanjutnya menyusuri jalan kabupaten menuju Kotabumi, Bukit Kemuning dan berhenti sejenak untuk makan siang disebuah warung makan di Sumberjaya.


Sampai di Liwa kami disambut hujan deras, dan memnag hari2 di Liwa sering hujan menjelang sore atau malam hari. Kami sampai di penginapan sederhana yang biasa disebut home stay Piknik Liwa.

Setelah istirahat sebentar dan minum kopi asli Liwa, kami lanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yang tidak jauh dari tempat kami menginap. Perjalanan sempat terganggu karena ada escavator yang sedang memberihkan jalan dari matetial longsoran (tanah dan batu). Daerah ini memang rawan longsor, apalagi kalau musim hujan. Tujuan kami adalah sebuah lokasi di kawasan TNBBS yaitu air terjun dan sungai yang merupakan pertemuan aliran air yang bening dan yang keruh. Tempat ini dikenal dengan nama Kubu Perahu. 

Sayang karena hujan dan waktu berkunjung yang terlalu sore, kami tidak sempat ke air terjun (Sepapah Kiri dan Sepapan Kanan). Tapi masuk ke lokasi ini bagi kami sudah sangat menyenangkan. Kerimbunan tumbuhan, air bersih mengalir, jembatan gantung. Dengan bonus penghuni asli, pacet. 

Apalagi makan dipinggir kali, nasi hangat, ikan goreng, tempe goreng dan sambel, mantab sambil ditemani gerimis.


Friday, January 01, 2021

TAHUN 2021 TAHUN HARAPAN

Tahun telah berganti. Tahun 2021 menjadi tahun harapan. Dimana setiap orang sudah lelah dengan kondisi tahun 2020, pandemi covid 19 yang menjungkir balikan kebiasan, perilaku. 

Datangnya tahun 2021 membuka harapan baru terhadap kondisi yang ada. Banyak hal yang terjadi tahun 2020 bisa menjadi pengalaman berharga dalam menghadapi perjalanan hidup ini. Banyak hal didepan yang mesti dihadapi dengan lebik baik, lebih bijak. 




Thursday, December 31, 2020

TAHUN 2020


Tahun 2020 merupakan tahun yang berbeda dengan tahun2 sebelumnya, dimana dunia dihebohkan dengan pandemi covid 19, virus yang membuat banyak perubahan. Baik perubahan fisik maupun psikis. Perubahan perilaku manusia dan membuat manusia dipaksa untuk merubah kebiasaan. 

Membatasi interaksi dengan manusia lain menjadi salah satu perubahan yang harus dilakukan. Baik kegiatan kantor, sekolah harus dilakukan secara online (daring). 

Manusia diwajibkan untuk selalu menjaga dan meningkatkan imun tubuh. Makan sehat, minum sehat, mengkonsumsi buah, madu, vitamin C dll menjadi sarana untuk itu.

Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak selalu didengungkan untuk dilakukan demi membatasi penyebaran virus ini.

Perilaku virtual menjadi keharusan, belajar, menyelesaikan tugas kantor, rapat bahkan belanjapun menggunakan sarana virtual. 

Demikian banyak hal yang terjadi di tahun 2020, baik hal baik maupun buruk. Tahun yang sungguh berat bagi semua kalangan yang terjadi disemua belahan bumi. Banyak yang harus dihadapi setiap orang dengan berbagai masalahnya sendiri.

Tahun 2020 bisa jadi menjadi tahun refleksi atas perilaku pribadi manusia itu sendiri. Tidak semua hal buruk menjadi tembok harapan dihari, minggu, bulan atau tahun kedepannya. 

Tahun 2020 segera berlalu dan semoga tahun 2021 penuh harapan setiap pribadi. Semua telah menjadi rencana Tuhan dan akhirnya akan menjadi indah pada waktunya.

Monday, October 19, 2020

LAMPUNG HASH HOUSE HARRIER (LHHH) 4 BOEMI KEDATON

Boemi Kedaton merupakan salah satu tempat wisata buatan yang berlokasi di Jl WA Rahman, Batu Putu Teluk Betung Utara, kota Bandar Lampung. Taman wisata dengan nuansa alam yang cukup menarik karena berada dilokasi yang dipenuhi tanaman/pepohonan sehingga udara cukup sejuk. Berada sekitar 8 km dari kota Bandar Lampung, bisa ditempuh dengan kendaraan roda 2 atau 4.
Kegiatan LHHH kali ini diawali dengan senam pagi yang dikomandoi oleh 2 orang instruktrur senam dengan lagu2 ceria untuk membakar semangat para Haster. Para Haster sangat antusias menggerakan kaki, tangan badan mengikuti arahan instruktur.

Dan kali ini aku hanya mengambil rute suka suka (hehehe...), tidak mengikuti rute yang telah ditentukan tetapi rute lain yang lebih pendek. Meskipun demikian, rute ini tidak kalah menarik, karena harus melintasi sungai, pepohonan dan juga kampung. Jalan menanjak dan menurun tetap ada.









Thursday, October 01, 2020

Lampung Hash House Harrier (LHHH) 3 Teluk Nipah

Teluk Nipah tidak setenar Pahawang, Pantai Mutun, Pantai Ringgung atau yang lainnya.  Namun bila kita sudah mengunjunginya, tidak kalah menarik dan indah pemandangan yang bisa dinikmati.

 

 

 

 

 


Kali ini perjalanan LHHH berkesempatan menyusuri keindahan Teluk Nipah. Berada sekitar 62 Km dari kota Bandar Lampung arah pelabuhan Bakauheni, tepatnya berada di area PTPN VII Afdeling Kalianda, desa Bulok kecamatan Kalianda. Bisa dijangkau dengan menggunakan kendaraan roda 2 atau roda 4. Hanya saja tidak bisa sampai mendekati pantai, hanya sampai di perkebunan karet PTPN VII. Perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki dengan medan menurun berbatu. Pernah dibuat jalan lebar tetapi tidak pernah terpakai atau tak terawat sehingga kendaraan tidak bisa melewatinya.

Benar. Sungguh pemandangan indah yang kami dapatkan ketika sampai di pantai teluk Nipah dengan pasir putihnya. Sepertinya memang jarang dikunjungi wisatawan karena medannya yang sulit. Tapi bagi kalian yang menyukai petualangan, hiking, cocok bila diagendakan ke tempat ini.

 

 

 

 

Tidak hanya pantai dengan pasir putihnya, tetapi disisi lain ada pantainya yang berbatu hitam (batu kali). Tidak kalah menarik karena memang ombak yang besar saling bergantian membalikan batu-batu tersebut, dan itu terus-menerus. 

 

Ada beberapa tebing yang menjorok kelaut, hempasan ombak, percikan air laut membuat pemandangan semakin indah semakin menarik. Tetapi bagi pengunjung menjadi perhatian bila berada diarea ini. Tetap fokus pada keamanan dan keselamatan. Ombak akan menghantam batu tebing, jangan hilang fokus ketika melakukan foto-foto, selfie bila hal-hal tidak diinginkan terjadi.

 

 

 

Ada beberapa spot foto yang bagus yang bisa dikunjungi, seperti gua yang bila kena ombak akan memancarkan percikan air. Bunga bunga liarpun menarik untuk diabadikan. Atau kayu /pohon kering juga bisa menjadi latar foto yang bagus.

 

 

 

 

 

Menyusuri pingiran pantai sampai pada ujung yang tidak lagi bisa kita lewati, dimana ada terowongan yang dapat menjadi spot foto/video yang bagus. Perjalanan terhenti disini karena memang tidak bisa dilewati lagi. Untuk kembali pulang, bisa melewati jalan setapak sedikit terjal dengan pegangan tali. Cukup terjal, tapi tetap aman bila berhati-hati. Dan tidak terlalu jauh keatas sudah sampai keperkebunan karet dan tujuan awal (parkir kendaraan).

 

 

Kesimpulannya, Teluk Nipah bisa menjadi destinasi wisata petualangan yang menarik untuk dipertimbangan dalam agenda perjalanan wisata. 









Tuesday, September 29, 2020

Lampung Hash House Harrier (LHHH) 2 Puri Gading

 

Kali ini LHHH  start dari pantai Puri Gading, seperti biasa setelah berfoto bersama, perjalanan dimulai menyusuri jalan sisi pantai perumahan Puri Gading, dilanjutkan menyeberang jalan raya dan masuk ke jalan desa sekitaran perumahan Puri Gading. Sekitar setengah jam menyusuri jalan kampung kami mulai masuk ke jalan setapak yang menanjak yang sebelumnya menyeberang jembatan gantung. 

 

 


Kami (aku dan Yuli) berada di tengah peserta LHHH, tetapi karena medan yang cukup menanjak, membuat mereka mulai sejenak berjalan, sejenak istirahat, tetapi kami justru berjalan perlahan tetapi terus berjalan. Yang akhirnya kami berada didepan atau setidaknya diurutan depan dibelakang beberapa bapak-bapak yang sudah mendahului kami.


Tanjakan yang cukup berat membuat menjadi alasan peserta banyak teringgal, kami terus mengikuti petunjuk yang telah dibuat dengan yakin berjalan berdua. Dan sesi foto baik selfie, foto bunga, tanaman dll tetap kami lakukan sambil berharap ada teman yang menyusul kami.

 

 

 

 

Kali ini perjalanan kami melewati kebun melinjo, kakao, duren, duku, walau sebagian besar memang pohon melinjo. Membayangkan mereka, petani pemilik atau pengurus kebun harus berjalan menanjak dan sejauh itu untuk mengurus kebun atau panen. Ada beberapa pondok yang mereka buat untuk istirahat, kami membayangkan sekali-kali kami juga ingin menginap dipondok itu, apalagi kalau sedang musim durian.

Sebenarnya kami berjalan tidak terlalu cepat, tetapi tidak seorangpun peserta yang mendahului, bahkan kami sempat berbincang dengan pemilk kebun sambil menunggu teman yang lain. Pemilik kebun bercerita bahwasannya dulu berkebun kakao, tetapi sekarang berganti bertanam melinjo, durian dan bahkan pisang karena lebih menguntungkan. Pondoknya sangat bersih dan luas, tertarik kami untuk suatu saat kesini kembali ketika musim durian.

 

Walau sebagian besar melintasi kebun melinjo tetapi ada sisi lain yang ditanami jagung (sudah panen), yang tingginya tidak terlalu tinggi, dan ini membuat kami bisa melihat sisi bukit yang lain jadi kelihatan lebih jelas dan pemandangan ini tidak kami sia siakan untuk diambil dokumentasinya.


Lampung Hash House Harrier (LHHH 1) Way Lima - Pesawaran - Lampung


Setelah sekian tahun tidak beraktivitas di alam bebas, kali ini saya bersama komunitas Lampung Hash House Harrier (LHHH) memulai untuk beraktivitas di luar ruang yang lokasinya di area perkebunan karet PTPN VII Way Lima kabupaten Pesawaran. Perjalanan kendaraan bermotor dari Bandar Lampung ditempuh sekitar 45 menit. Telah berkumpul beberapa anggota LHHH yang sudah menunggu. Biasanya start jam 07.00, dimana diawali dengan foto bersama.

Bagiku beraktivitas diluar ruang tidak asing lagi, hanya saja setelah sekian tahun tidak melakukannya, menjadi pertanyaan dalam hati, seperti apakah medannya, naik, turun, terjal dll, apakah aku masih kuat? Tetapi melihat peserta yang mengikuti kegiatan ini umumnya berumur diatas 50 tahun memastikan akupun bisa.

 

Perjalanan dimulai jam 07.15 menit, kami harus melewati jalan diantara perkebunan karet milik PTPN VII, diawali denga jalan rata sedikit menanjak dengan sesekali lewat sepeda motor milik penyadah karet yang melewati kami. Mereka biasa menyadap karet pagi hari. Dan sesekali juga saya lihat ada komunitas sepeda gunung yang melintas. Jadi bukan kami saja yang beraktivitas disini tapi juga ada komunitas olahraga luar ruang yang lain yang juga menggunakan area ini untuk kegiatan rutin. Perjalanan dua jam pertama kami melintasi kebun karet, sesekali bertemu dengan penyadap karet, menyapamereka sungguh menyenangkan sejenak melupakan keringat yang sudah membasahi sebagian bajuku. 

 Untuk aktivitas ini ada beberapa petunjuk yang dibuat, pertama adalah titik 3 berwarna merah untuk menandai jalur, yang kedua potongan kertas pada jalur yang bila ada disebelah kiri artinya arah perjalanan sudah benar, dan yang ketiga arah panah warna merah untuk menunjukan arah yang benar.

Untuk LHHH di Way Lima dibuat dua jalur, jalur pendek dan jalur panjang, dimana jalur pendek akan memotong sebagian jalur panjang (potong kompas). Kami (aku dan istriku Yuli) kali ini ambil jalur panjang (sekitar 8 km) dan kami berada di urutan depan, sebagian besar ada dibelakang kami. Menikmati alam, pohon, bunga, rumput, penyadap karet dll sangat menyenangkan dan kami tidak lupa mengabadikan dengan kamera ponsel.

Melintasi sungai menjadi kegembiraan tersendiri bagi kami, karena menjadi kenangan masa kecil, bermain air, melempar batu dan tidak lupa foto foto. Sambil menunggu teman yang lain menyusul kami tetapi tak seorangpun yang menyusul kami, kami kira mereka tertinggal jauh dibelakang, sehingga berlama-lama disungai sangat menyenangkan apalagi bertemu dengan teman teman komunitas sepeda yang juga sedang beristirahat. 

Perjalanan dilanjutkan kembali masuk kedalam jalur perkebunan karet walau tetap dipinggiran sungai, dan sekali lagi sesi ambil foto tetap berjalan. Sempat hampir nyasar, ketika ada tanda merah lain, tetapi setelah diteliti kami berada di jalur yang benar kembali. 

Dan kami sampai di tepat finish kembali di kantor PTPN VII sekitar jam 12, tetapi teman teman yang lain sudah pulang. Dan ternyata mereka mengambil jalur pendek sehingga kami yang berada didepan justru sampai terakhir, hehehehe...

Perjalanan melelahkan yang menyenangkan. Olah raga, rekreasi.


Monday, April 22, 2019

DOA WASIAT


I. Doa Kepada Salib Suci Kristus

Terpujilah Tuhan Yesus Kristus,
Yang wafat di kayu salib,
disalib untuk dosa kita.
Kristus Suci yang disalibkan, mohon selalu beserta kami;
Kristus Suci yang disalibkan, mohon perlindungan;
Kristus Suci yang disalibkan, Kau adalah terang Abadi untuk keluarga kami;
Kristus Suci yang disalibkan, lindungilah kami dari senjata tajam;
Kristus Suci yang disalibkan, datanglah di akhir perjalanan hidup kami;
Kristus Suci yang disalibkan, lindungilah kami dari godaan dalam menghadapi maut;
Kristus Suci yang disalibkan, lindungilah kami dari malapetaka;
Salib Suci Kristus kami luhurkan di Kau,
O Yesus dari Nazareth yang disalib,
dan lindungilah kami dari seteru jahat yang terlihat, dan tidak terlihat,
sekarang dan selama-lamanya.

II. Doa untuk Menghormati Yesus Kristus yang Mati DiSalib

Untuk menghormati kebajikanNya yang Ilahi,
sehingga dapat membawa kita ke kehidupan abadi yang luhur;
Sesungguhnya, bahwa Yesus lahir pada malam Natal;
Sesungguhnya, bahwa Yesus dikhitankan pada hari Senin;
Sesungguhnya, bahwa Tiga Raja memepersembahkan pujaan-pujaan pada hari ke-13;
Sesungguhnya, bahwa Yesus disalibkan pada hari Jumat Suci;
Sesungguhnya, bahwa Nikodemus dan Yusuf mengambil Yesus dari Salib, dan menguburnya;
Sesungguhnya, bahwa Yesus naik ke Surga.
Begitulah Tuhan akan melindungi kami sekarang sampai di akhirat.

O, Bapa yang ada di Surga,
di dalam tanganMu kami menyerahkan jiwa kami:
Yesus, Maria, Anna;
Yesus, Maria, Yosef;
Yesus, Maria, Yoakim;

O, Tuhan Yesus Kristus,
Karena kesengsaraan yang Kau alami di Kayu Salib;
terutama takala jiwaMu akan meninggalkan tubuhMu,
Kasihanilah jiwa kami jika Ia akan meninggalkan dunia ini.

O, Yesus berilah kami tekad untuk memanggul salibku dengan diKau,
dan ajarilah kami untuk mengganggap kesengsaraan sebagai anugrah,
agar kekuasaan Bapa menutupi kami,
kebijaksanaan Putra memberkati kami;
Kesucian Roh Kudus melindungi kami,
agar Tritunggal Suci menerima kami dan
membawa kami ke kehidupan kekal.
Amin.

III. Kepada Bunda Yesus dari Hati Suci Yesus

Ingatlah, O Bunda dari Hati Kudus,
Yang mempunyai pengaruh tak terhingga atas PutraMu Yesus Kristus,
dengan penuh harapan kami mohon perlindunganMu.

O... O... ibu dari Yesus,
sumber abadi suci,
yang dapat kaualirkan kepada para umat yang berisi kekayaan cinta kasih,
kebijaksanaan, terang dan keluhuran,
kami mohon ...
kami tidak ditolak,
karena kau Ibu kami.

O, ibu yang manis dari Hati Suci Yesus,
kabulkan permohonan kami.
Amin.

Monday, March 25, 2019

MUSIK LESUNG , KEGEMBIRAAN YANG MEMADUKAN

Permainan lesung pada acara resmi


Lesung adalah kayu panjang dengan lubang ditengahnya yang biasanya digunakan oleh petani untuk menumbuk padi memisahkan kulit padi (sekam). Disaat ditumbuk dengan menggunakan alu (kayu panjang) timbul suara thok thek thok thek. Biasanya menumbuk padi dengan lesung dan alu dilakukan oleh beberapa perempuan disaat yang bersamaan dengan irama yang bergantian. Benturan alu dengan lesung ini menimbulkan suara yang khas, yang bila dilakukan dengan irama yang pas, akan timbul nada yang bagus, yang enak di dengarkan.
Saat ini sudah susah sekali mencari penumbuk padi denga lesung, sudah ditinggalkan dan diganti dengan gilingan padi yang lebih praktis dan cepat. Hal ini menjadi keprihantinan tersendiri bagi sebagian orang akan alat tradisional yang sudah sekian lama digunakan harus tersingkir oleh jaman. Tetapi kepedulian dari sebagian orang juga membawa lesung dan alu  mendapat tempat tersendiri untuk dijadikan alat musik tradisional yang tidak kalah indahnya.
Musik lesung biasa juga disebut Gejog Lesung ketika dimainkan akan menimbulkan / menciptakan emosional pemainnya yang kompak, semangat, riang gembira dan percaya diri. Hal ini muncul karena bila tidak demikian maka musik lesung tidak akan terjadi harmonisasi yang indah. Dengan dimainkan oleh 5  - 7 orang musik lesung sungguh menggugah semangat dan kegembiraan, sama seperti fungsi lesung sebenarnya yaitu menumbuk padi disaat panen.
Banyak karya karya musik yang bisa dimainkan dengan musik lesung, terutama dengan tema tema semangat, gembira. Dan pada acara resmipun musik lesung juga dapat ditampilkan dan menjadi perhatian khusus bagi pengunjung. Hal ini karena tidak biasa, terutama bagi mereka yang tinggal di kota dan anak-anak muda.



Wednesday, February 27, 2019

BERTANAM DAN KEINDAHAN

Memanfaatkan tanah disekitar  rumah di perumahan yang tanahnya tidak terlalu luas dengan menanam bunga yang mudah penanaman dan perawatannya. Salah satunya adalah bunga krokot dengan aneka warna, bunga matahari, bunga pisang pisangan (heliconia) dibeberapa sudut rumah.


Bunga krokot (portulaca) memiliki bermacam warna (putih, ungu, merah, kuning dll) cara tanam yang mudah yaitu dengan memotong batanngya dan menancapkan ke media tanam yang sudah disediakan. Tanaman ini memerlukan banyak paparan sinar matahari agar cepat berbunga.

Bunga pisang pisangan (Heliconia) juga memiliki warna yang bereagam, merah, putih, orange dll. Penanamannya juga sangat mudah, pembiakannya dari rimpang yang dipisahkan dan ditanam dimedia yang sudah disediakan. Bunganya juga bisa bertahan lebih dari 2 minggu. Dan akan lebih indah dipandang kalau bunga ini ditanam berkelompok.

Bunga Matahari, juga tergolong tanaman bunga yang mudah ditanam. Bisa dengan cara disemai dulu atau tangsung ditanam di media yang sudah disedikan. Bunga Matahari bisa mekar sampai 2 minggu, sebelum akhirnya layu. 
Bunga pisang pisangan (Heliconia) juga memiliki warna yang bereagam, merah, putih, orange dll. Penanamannya juga sangat mudah, pembiakannya dari rimpang yang dipisahkan dan ditanam dimedia yang sudah disediakan. Bunganya juga bisa bertahan lebih dari 2 minggu. Dan akan lebih indah dipandang kalau bunga ini ditanam berkelompok.

Friday, November 23, 2018

LANDSCAPE LIGHTING

Sebuah gedung tinggi akan lebih indah bila disertai dengan area pendukung, dan salah satunya adalah taman. Kali ini taman dibuat menggunakan planter box. Dengan beberapa model, Oval, bulan, bujur sangkar. Dan tanaman yang digunakanpun bermacam macam, misalnya, baby blue eye, kamboja, lee kuan yu, palem, peace lili, palem, pakit, song of India dll.
Untuk menambah keindahan taman ini, ditambahkan lighting (pencahayaan) dengan menggunakan lampu hemat daya yaitu lampu LED 20 watt. Warna kami gunakan warna warm white dan beberapa dengan lampu LED 20 watt RGB (bisa berubah warna). Untuk pemilihan lampu,  gunakan lampu yang khusus outdoor (water proof) agar tidak cepat rusak bila kena hujan atau air waktu menyiram tanaman.

















Lampu LED 20 Watt


KEINDAHAN YANG TERUS BERGANTI


Menikmati keindahan alam bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Waktu yang tepat akan mendapatkan keindahan yang selalu berganti, berubah, tidak akan pernah sama.
Pemandangan alam dari lantai 4 Condotel Springhill Lampung kali cukup spectakuler, sore hari diantara gedung tinggi, taman dan kolam renang. Warna orange, biru, hijau, putih, hitam membuat komposisi sendiri yang berpadu dengan warna langit yang terus berganti.
Keindahan yang tak akan sama, maka nikmatilah, syukurilah selagi kita bisa.