Sunday, February 21, 2021
LHHH 907, 21 FEB 2021 JELAJAH PANTAI MUTUN, MUTIARA, TELUK PANDAN
Tuesday, February 16, 2021
LHHH 906, 14 FEB 2021, CURUG KUDUS
Jalan terus menanjak dan licin karena memang basah akibat hujan semalam. Kabut juga mengiringi perjalanan kami. Sebentar terang, sebentar kemudian kabut turun.
Sampai pada tempat (pondok) pekebun, perjalanan kami mulai menurunin bukit. Tidak kalah licin, beberapa teman terpeleset jatuh. Sampai ada yang harus istirahat agak lama untuk menjaga keseimbangan setelah terjatuh.Dan dari jalur utama menyimpang sekitar 50 meter air terjun (curug) Kudus menjulang tinggi dihadapan kami. Ketinggian sekitar 35 meter dengan airnya yang bersih membuat kami sejenak melupakan jalan yang licin, keringat yang menetes. Sebuah air terjun yang sangat indah yang tersembunyi, jarang dikunjungi. Akses yang sulit dan belum dikelola dengan baik oleh pemerintah, mungkin menjadi alasan curug Kudus jarang dikunjungi wisatawan. Padahal keindahannya dan segarnya air sungguh2 sangat menantang untuk dijadikan andalan wisata alam Lampung.Perjalanan menyusuri kebun kopi dan air terjun Kudus bisa juga dikombinasikan ke Teropong Bintang atau biasa disebut Trobin. Tetapi demikian juga, akses jalan masih tanah merah walau lebar jalan sudah mencapai 8 meter.Sunday, February 07, 2021
LHHH 905, 7 FEB 2021 PANTAI SELAKI

Monday, February 01, 2021
HARI 2, PERJALANAN KE SUOH
Sampai di Suoh kami langsung menuju pos tiket di danau asam. Tiket per orang rp 40.000 untuk pelayanan tiket masuk, perahu, guide.
Perjalanan wajib didampingi guide karena memang lokasinya termasuk wilayah Taman Nasional dan berbahaya. Lokasi merupakan aktifitas aktif vulkanik, air panas, lumpur panas. Jadi untuk itu perlu didampingi guide demi keamanan.
Pertama tama ke Danau Asam, karena memang airnya asam, mengandung belerang, kami menyeberang menggunakan perahu dengan mesin tempel. Pemandangan sungguh2 indah, air danau bening, dikelilingi pohon2 hijau dan langit biru.
Sampai diseberang, perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan setapak disabana ilalang. Dan tidak jauh kami melintas di kawah putih, sebuah kawah dengan luas sekitar 250 m2. Kawah kecil berwarna putih yang kelihatan mendidih dibeberapa titik.
Tidak jauh dari kawah putih kami sampai di keramikan. Sebuah lokasi sumber air panas dan menyembur dan akhirnya mengalir melebar merata sehingga lama lama menjadi seperti lembaran lebar dan seperti pasangan keramik. Ini yang akhirnya disebut keramikan. Di lokasi yang sama juga ada lumpur panas yang menyembur dan kebetulan beberapa hari ini aktif dan menyembur sampai beberapa meter.Spot selanjutnya adalah kawah hitam, kawah kecil berwarna hitam pekat. Dibeberapa titik terlihat seperti lumpur menyembur.Selanjutnya adalah tempat istirahat bagi pengunjung dan petugas. Warung, toilet dan merupakan tempat transit bila akan melanjutkan perjalanan ke danau lebar dengan menggunakan jasa ojek. Kami memilih kembali ke pos tiket melalui jalan yang sama ketika kami berangkat.
Setelah menikmati es cincau dan makan siang kami lanjutkan perjalanan ke Nirwana. Sebuah tempat sumber air panas yang cukup luas. Air menyembur tinggi dan mengalirmelebar sehingga membentuk lembaran2 dataran yang berteras siring tipis. Air menyembur, berasap, langit biru, dikelilingi puncak bukit hijau, sebuah spot yang sempurna. Kami cukip lama berada disini, entah betapa jepretan kamera hp kami untuk mengabadikan spot indah menakjubkan.Dilokasi ini juga ada kolam air hangat, kalau tidak dikatakan agak panas untuk berendam. Bisa menjasi sarana pengobatan penyakit kulit disamping menjadi pemijat alami.
Puas? Pasti belum. Perjalanan kembali ke danau asam untuk selajutnya menuju spot yang tidak kalah indah, Danau Lebar. Sebuah danau dengan air bening dan dari atas bukit begitu sempurna indahnya. Air bening memantulkan birunya langit, hijau pepohonan dan puncak bukit yang mengelilinginya menjadi penyempurna keindahan alami.
Sekali lagi, puas? Belum. Tetapi kami harus beranjak pulang. Lain kali, pada kesempatan lain tempat ini masih jadi daftar destinasi yang perlu dicatat.
Sunday, January 31, 2021
LHHH 904, Villa Ahoy Sukadanaham
Dan nasi kuning, urap, ayam goreng dan kering tempe menjadi pelepas lapar. Kebetulan pak Hadi salah satu team senior berulang tahun ke 70 tetapi tetap bugar, semangat. Oh ya ada juga degan segar tersedia.
Salam On On Lampung Hash
Sunday, January 03, 2021
HARI 1 PERJALANAN KE NEGERI IMPIAN
Sampai di Liwa kami disambut hujan deras, dan memnag hari2 di Liwa sering hujan menjelang sore atau malam hari. Kami sampai di penginapan sederhana yang biasa disebut home stay Piknik Liwa.Setelah istirahat sebentar dan minum kopi asli Liwa, kami lanjutkan perjalanan ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), yang tidak jauh dari tempat kami menginap. Perjalanan sempat terganggu karena ada escavator yang sedang memberihkan jalan dari matetial longsoran (tanah dan batu). Daerah ini memang rawan longsor, apalagi kalau musim hujan. Tujuan kami adalah sebuah lokasi di kawasan TNBBS yaitu air terjun dan sungai yang merupakan pertemuan aliran air yang bening dan yang keruh. Tempat ini dikenal dengan nama Kubu Perahu. Sayang karena hujan dan waktu berkunjung yang terlalu sore, kami tidak sempat ke air terjun (Sepapah Kiri dan Sepapan Kanan). Tapi masuk ke lokasi ini bagi kami sudah sangat menyenangkan. Kerimbunan tumbuhan, air bersih mengalir, jembatan gantung. Dengan bonus penghuni asli, pacet.
Apalagi makan dipinggir kali, nasi hangat, ikan goreng, tempe goreng dan sambel, mantab sambil ditemani gerimis.
Friday, January 01, 2021
TAHUN 2021 TAHUN HARAPAN
Datangnya tahun 2021 membuka harapan baru terhadap kondisi yang ada. Banyak hal yang terjadi tahun 2020 bisa menjadi pengalaman berharga dalam menghadapi perjalanan hidup ini. Banyak hal didepan yang mesti dihadapi dengan lebik baik, lebih bijak.
















































