Monday, February 20, 2023

LHHH 995, 12 FEBRUARI 2023 LAMPUNG HHH ANNIVERSARY, VILA SUKA HARUM

 Langit diatas kota Bandarlampung dan sekitarnya terus diselimuti awan tipis, gerimis dari dinihari terus membasahi. Namun semangat kami untuk beraktifitas bersama dalam komunitas Lampung Hash tetap dominan apalagi hari ini ada perayaan khusus Lampung Hash Haous Hash Harriers (LHHH) Anniversary ke 20.

Lampung Hash House Harriers (LHHH) merayakan ulang tahun ke 20 tanggal 5 Januari, namun kali ini kami rayakan tanggal 12 Februari. Sebagai Run site, Vila Suka Harum, vila milik salah satu member LHHH di Batu Putu, Vila yang cukup nyaman, dengan fasilitas kolam renang.

Warna merah mendominasi warna jersey baru kami yang khusus dipakai pertama kali saat ini. Dan tentunya sebagian besar member turut hadir memeriahkan hari ulang tahun LHHH. Tidak seperti tahun sebelumnya yang kami rayakan hari Minggu run rutin dan sehari setelahnya merayakan disebuah tempat (Gedung pertemuan), kali ini hari Minggu run seperti biasa dan dilanjutkan dengan perayaan atau pesta.

Foto bersama menjadi tanda dimulainya run,  yang kami bagi menjadi run suka suka dan medium. Untuk yang run suka suka bisa menyusuri sekitar vila Suka Harum, sedang yang memilih medium run masuk melalui rute yang telah disurvey (hare) dua hari sebelumnya.

Cukup banyak yang ikut ambil bagian medium run, bahkan ada beberapa partisipan baru yang ikut. Bandarlampung diguyur hujan semalaman, sehingga rute yang kami lewati sungguh-sungguh basah, licin, mesti berhati-hati. Jalan setapak masuk dalam kawasan kebun yang benar-benar becek dan licin, memilih pijakan yang tepat mesti dilakukan agar tidak terpeleset atau terjatuh.

Langit diselimuti awan sehingga sinar matahari tidak menembusnya, dan tidak ada angin yang berhembus, keringat terus mengguyur membasahi baju dan badan kami.

Untuk rute medium maupun rute long biasanya hasher akan terpisah karena kemampuan atau kekuatan fisik masing-masing. Seperti halnya kali ini, untuk hasher yang fisiknya bagus akan berjalan didepan, yang tidak terlalu kuat akan berada di kelompok dibelakang dan kami pun terbagi menjadi 2. On…On, adalah panggilan kepada hasher yang berada didepan atau dibelakang untuk memastikan masih ada hasher yang berada di rute yang kita lewati.

Partisipan baru yang sebelumnya belum pernah mengikuti olah raga luar ruang seperti kami, mesti menyesuaikan diri, kecepatan maupun frekuensi istirahat sesuai dengan kemampuannya, tidak perlu dipaksakan. Demikian terjadi, salah satu partisipan muda yang mengikuti hasher yang sudah terbiasa, akhirnya kelelahan, dan hampir pingsan. Namun berkat perhatian dan Kerjasama dalam menangani akhirnya perjalanan bisa dilanjutkan. Menjadi tanggung jawab bersama terutama tim sweeper berada di urutan belakang untuk memastikan setiap hasher aman, selamat dan tidak tersesat. Tidak perlu dikuatirkan bila kita mengikuti aturan, olah raga ini aman dan menyenangkan.

Tanjakan ternyata cukup membuat sebagian kelelahan sehingga perlu untuk lebih sering berhenti istirahat mengatur nafas. Dukungan, semangat dari hasher lain membuat perjalanan ini sejenak melupakan kelelahan, apalagi guyonan, candaan, cerita cerita dan tentunya foto-foto menambah energi positif yang bisa menjadi tambahan kekuatan.

Sampai dipertemuan jalan menuju ke Lampung Astronomical Observatory (LAO) atau dikenal dengan Teropong Bintang, kami menyusuri jalan berbatu kerikil, disini juga mesti berhati-hati, batuan lepas membuat kami terpeleset bahkan terjatuh.  Akses jalan dan jembatan melalui wilayah Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR) sebenarnya sudah dibuat, namun tidak dilanjutkan pembangunannya oleh otoritas setelahnya. Akses jalan sudah ditutupi oleh tumbuhan semak, hanya tersisa jalan setapak yang menjadi akses para pejalan kaki ke kebun maupun pemotor yang melewatinya.

Kembali kami masuk kearea perkebunan rakyat yang didominasi tanaman kopi dan juga bisa ditemukan pohon durian, kemiri, pete, melinjo, dan lain sebagainya. Udara bersih menjadi bagian yang baik yang bisa kami dapatkan disini.

Sampai akhirnya kami finish di vila Suka Harum, teman-teman hasher yang sudah tiba melanjutkan dengan makan siang yang telah disediakan sambil menikmati karaoke dan line dance. Tentunya bir yang kali disediakan cukup banyak, tinggal mau minum atau tidak, minum sedkit atau banyak, silahkan.

Yang juga menarik adalah, door prize yang diundi bermacam-macam, alat rumah tangga, alat elektronik dan 3 door prize tabungan di BPR senilai @ 1.000.000,.

Happy Anniversary Lampung Hash House Harriers.

Semakin Kompak.

FUN, FITTNESS, FRIENSDHIP



 

Sunday, February 19, 2023

LHHH 996, 19 FEBRUARI 2023, HAPPY RUN, VILA FINTONI


Vila Fintoni berada dipinggiran kota Bandarlampung yang masih banyak ditumbuhi tanaman hijau. Disini biasa menjadi run site komunitas Lampung Hash, menjadi pilihan karena memang lokasinya menawarkan pemandangan indah dan rute yang cukup menantang. Dari tempat ini kita bisa melihat kota Bandarlampung dari ketinggian.

Hari ini cuaca cukup cerah meskipun langit ditutupi awan tipis. Namun antusias hasher Lampung Hash tetap semangat untuk terus bergerak bersama menikmati pagi dan kebersamaan berkegiatan luar ruang.

Meski hasher yang hadir tidak sebanyak biasanya, namun wajah cerah penuh semangat membuka hari ini dengan saling menyapa, saling bercanda tawa, yang merupakan cara khas setiap bertemu di hari Minggu.

Foto bersama menjadi awal dimulainya perjalanan run pagi ini. Ada beberapa rute yang ditawarkan kali ini, rute suka suka, medium dan long. Untuk yang rute suka-suka disekitar vila Fintoni sudah cukup menarik. Untuk rute medium bersama rute long mengikuti rute dan tanda kertas tabur yang telah disurvei 2 hari sebelumnya. Perjalanan hampir 1,5 km masih datar, melewati sawah, perkampungan, kebun dan akhirnya melewati jalan setapak yang menanjak cukup tinggi. Disini terlihat beberapa hasher mesti mengatur nafas dan sejenak istirahat.

Sampai dipunggungan bukit sudah terlihat jelas pinggiran kota Bandarlampung dari ketinggian. Sampai pada sebuah pertigaan, dimana kami terbagi 2, rute medium menuju arah kanan yang senjutnya sekitar 2 km sampai pada run site vila Fintoni. Sedang untuk rute long belok kiri dan mengadapi tanjakan basah, licin, lengket karena sebelumnya diguyur hujan lebat. Tidak banyak yang memilih rute ini hanya sekitar 20 orang. Ada beberapa hasher yang masih baru ikut kegiatan ini, namun dorongan dan semangat yang diberikan oleh hasher lain membuat perjalanan tidak terasa melelahkan.

Keringat terus menguyur seluruh tubuh, meski cuaca mendung, langit diselimuti awan tipis namun angin tidak berhembus sehingga keringat membasahi baju kami. Tanjakan cukup tinggi dan panjang, rute basah, licin, lengket menambah tantangan yang mesti dihadapi. Sekali lagi, candaan, gurauan, cerita lucu, bahkan cerita tak berujung dan tentunya foto foto dan pemandangan indah menjadi penyemangat, booster untuk terus berjalan mengikuti petunjuk kertas yang telah disebarkan oleh team hare (survey).

Sebenarnya berharap di puncak bukit kami bertemu dengan pekebun yang siap untuk mengambil kelapa muda, namun ternyata tidak ketemu. Pemandangan dari puncak terlihat semakin luas kota Bandarlampung dari ketinggian.

Setelah puas menikmati pemandangan dari puncak bukit, perjalanan kami lanjutkan, kali ini jalan menurun melewati semak-semak. Mesti berhati hati melewati rute ini, sebelah kanan kami agak dalam, jangan sampai terpeleset, bisa berguling kebawah. Dan sampai kembali masuk kekebun yang sudah panen, seperti baru panen jagung.

Ada hasher yang kelelahan, ditemani salah satu hasher senior, mengambil jalan pintas menuju runsite, namun sebagian besar tetap melalui rute dan berhadapan dengan jalan menanjak kesebuah bukit. Melewati kebun jagung, menuju sebuah puncak bukit. Disini Kembali kami menikmati kota Bandarlampung dari ketinggian, dan dari puncak ini justru semua sisi bisa terlihat dengan jelas. Hanya bisa membayangkan bila sore atau malam hari berada disini disaat cerah, maka kota Bandarlampung akan terlihat semakin indah. Oh ya, bayangannya sambil minum kopi, hidangan hangat dan ngobrol bareng teman-teman.

Puas menikmati pemandangan sambil mengabadikan dengan foto maupun video, kami lanjutkan perjalanan kembali ke run site. Jalan menurun melewati semak dan harus saling bantu agar tidak terjatuh, jalan menurun dan licin. Puji Tuhan akhirnya kami sampai di run site vila Fintoni dengan aman dan selamat.

Hasher yang mengambil rute suka-suka maupun medium sudah sampai sebelumnya, mereka sudah menyantap makan siang yang telah disiapkan oleh master chef Lampung Hash bu Hj. Ermina. Kali ini menu sederhana yang banyak digemari oleh hasher, nasi sayur asem, tempe bacem, ikan asin, sayur rebus. Sungguh hidangan sederhana yang pas disantab disaat yang juga pas, capek, lapar, dan makannya ramai-ramai sambil menikmati line dance hasher yang sudah selesai santab.

Namun demikian masih banyak hasher yang bertahan untuk ngobrol, line dance atau sekedar lihat lihat pemandangan. Dan ada juga yang panen jeruk, cabe yang memang diijinkan oleh Pak Fintoni untuk diambil.

Fun, Fitness, Frienship. On…….On…








 






 

 

Friday, February 10, 2023

LHHH 994, CAP GO MEH RUN, CITRALAND LAMPUNG

Langit diselimuti awan tipis, namun masih terlihat beberapa bagian warna biru. Bandarlampung kadang hujan malam sampai pagi hari kadang hanya mendung tanpa hujan. Pagi ini kami dikumpulkan di run site kantor Marketing Citra Land Bandarlampung, sebuah komplek perumahan modern yang berada di perbukitan, sehingga Sebagian kota Bandarlampung dan Teluk Betung kelihatan dari sini.

Run 994 yang bertema Cap Go Meh dengan jersey merah menjadi warna dominan pagi ini. Keceriaan tetap memancar dari para hasher yang hadir kali ini, cukup banyak, bahkan beberapa hasher yang lama absen juga kelihatan hadir. Kali ini rute hanya terbagi 2, medium dan suka suka, untuk rute yang suka suka rute disekitar perumahan dengan kontur naik turun cukup untuk menguras keringat.

Diawali pengumuman tentang kegiatan hari ini dan Minggu depan, foto bersama dengan latar belakang tugu perumahan Citra Land menjadi tanda dimulai run pagi ini. Melewati jalan utama sekitar 500 meter, rute kemudian masuk ke area perkampungan dibelakang perumahan Citra Land.

Setelah melewati area perumahan, kami masuk kedalam kebun dengan tanaman pohon jati, disini jalan menanjak, licin cukup membuat kami mesti berjalan pelan. Dan beberapa hasher mesti sejenak berhenti untuk mengatur nafas. Mesti langit mendung, namun udara panas terasa sekali, apalagi tak terasa angin berhembus.

Kembali masuk ke area perkampungan jalan landai, namun selanjutnya jalan setapak menajak licin harus kami lewati. Cukup melelahkan, keringat bercucuran, mengatur nafas untuk terus melanjutkan perjalanan ini sampai diatas bukit. Sebelumnya area ini terbuka, namun sekarang olah pemiliknya telah dipagar panel beton, terpaksa kami harus melewatinya dengan melalui lubang dibawah pagar.

Oh ya, dari bukit ini terlihat kota Bandarlampung dari ketinggian, bisa dibayangkan bila sore atau malam hari ditempat ini, pasti bagus. Dan disisi lain perbukitan juga terlihat hijau dengan beberapa kelompok rumah penduduk.

Rute menurun cukup menghibur, namun harus hati hati, beberapa hasher terpeleset dan terjatuh, syukur tidak sampai terluka. Kembali memasuki perkampungan sebelum akhirnya masuk kekebun yang tidak kalah tajam tanjakannya. Langit berawan putih tipis, dan tidak ada angin berhembus membuat pakaian kami basah oleh keringat.

Akhirnya kami sampai di puncak bukit setelah berjalan sambil “menges” atau istilah kami nafas tersengal karena kecapekan. Namun bonus yang bisa kami dapatkan, pemandangan indah, semua sisi bisa melihat kota Bandarlampung dari ketinggian, Sebagian gunung Betung terlihat jelas dan indah. Hal ini tidak kami sia-siakan untuk mengabadikan moment ini dengan kamera. Ya,…kegiatan ini memang olah raga luar ruang yang banyak bonusnya, foto-foto, pertemanan, pengalaman, dan tentunya Kesehatan jasmani maupun rohani.

Langit tetap berawan tipis, padahal disaat di puncak bukit ini akan semakin menarik diabadikan bila langit terang berwarna biru. Teluk Lampung dengan gugusan pulaunya akan semakin indah terlihat dari sini.

Puas berada di puncak bukit perjalanan kami lanjutkan menyusuri jalan setapak, dan jalan utama Imba Kusuma yang merupakan jalan alternatif menuju kawasan wisata laut dipesisir Teluk Lampung. Sampai di run site sudah banyak hasher yang berkegiatan selingan, linedance yang meriah.