Tema
kali ini adalah “Amazjng Human” , dalam konteks umum, ingin mengingatkan bahwa
setiap orang memiliki kemampuan, keunikan yang baik yang mesti menjadi bekal
sebagai manusia sosial untuk terus berbagi dalam segala hal. Bermanfaat bagi
orang laian adalah kekayaan yang mesti dibagi untuk setiap orang disekeliling
kita. Perlu diingat bahwa setiap orang memiliki keunikan dan kualitas yang
membuatnya istimewa dan "amazing" dalam caranya sendiri. Oleh karena
itu, penting untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain atau merasa bahwa
seseorang harus memenuhi standar tertentu untuk dianggap sebagai "amazing
human". Semua orang pantas dihargai dan dihormati atas apa yang mereka
bawa ke dunia ini.
Dan
kali ini beberapa hasher berulang tahun yang dirayakan bersama setiap bulannya.
Ini menjadi sarana mengingatkan bahwa setiap orang adalah istimewa bagi dirinya
sendiri dan menjadi sarana berkat bagi orang lain. Perayaan ulangtahun
sederhana namun penuh makna.
Tidak banyak hasher yang hadir kali ini, karena memang bulan puasa. Setelah acara perayaan sederhana ulang tahun, dilanjutkan foto bersama dan run dimulai. Terbagi beberapa kelompok, short, suka suka dan long.
Untuk
rute long dari awal start sudah disuguhi jalan setapak yang terus menanjak.
Beruntung beberapa hari ini di Bandarlampung tidak turun hujan sehingga rute
yang kami lewati tidak basah dan becek, namun tetap waspada, dibeberapa bagian
jalan masih licin.
Rute di Batu Putu ini memang menjadi salah satu rute yang menarik, banyak rute yang bisa dilewati, banyak percabangan, melalui perkebunan masyarakat. Pisang, melinjo, manggis, durian, aren, kakao, kopi dan karet merupakan tanaman yang banyak dijumpai di rute ini.
Jalan
terus menanjak, benar-benar menguras tenaga dan keringat, mesti beberapa kali
harus sejenak berhenti mengatur nafas. Kadang angin berhembus membantu
mengurangi cucuran keringat yang terus mengalir.
Sampai dipersimpangan jalan, rute menurun dan harus berhati-hati, batu kerikil yang melandasi jalanan ini cukup membuat beberapa hasher terpeleset. Rute menurun sedikit mendatar tidak terlalu jauh, kami kembali dihadapkan pada jalan menanjak yang lebih terjal dari sebelumnya.
Jalan
terjal kali ini membutuhkan usaha yang lebih keras dan ketahanan yang lebih
kuat. Ketika menghadapi jalan terjal, seseorang harus siap menghadapi rintangan
dan tantangan yang muncul, termasuk mengatasi kesulitan, kelelahan, dan bahkan
bahaya yang dapat mengancam keselamatan.
Meski demikian kebersamaan, gurauan, candaan sedikit melupakan tanjakan yang melelahkan. Foto foto pemandangan indah juga menambah energi yang terkuras. Dari sini bisa terlihat pemandangan kota Bandarlampung dan Teluk Lampung dari ketinggian, meski kadang tertutup pohon-pohon tinggi.
Di
area ini dominan ditanami kopi yang kali ini sedang berbuah lebat. Pohon kopi
memiliki nama ilmiah Coffea dan termasuk dalam keluarga Rubiaceae. Pohon kopi
tumbuh di daerah tropis, terutama di wilayah Amerika Selatan, Afrika, dan Asia.
Tanaman kopi dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian 9-12 meter, tetapi
biasanya dipangkas untuk memudahkan pengambilan buah kopi dan menjaga
ketinggiannya sekitar 2-3 meter. Buah kopi yang tumbuh di pohon kopi adalah
bahan dasar dari minuman kopi yang kita kenal dan nikmati hari ini.
Ada dua jenis utama pohon kopi yang ditanam secara komersial, yaitu Coffea arabica dan Coffea
1. Coffea arabica: Jenis pohon kopi
ini dikenal dengan kualitasnya yang tinggi dan biasanya dijual dengan harga
yang lebih mahal. Pohon kopi arabika tumbuh lebih lambat dibandingkan robusta
dan memerlukan iklim yang stabil dan banyak sinar matahari. Jenis kopi ini
biasanya memiliki aroma yang halus dan rasa yang kompleks.
2. Coffea robusta: Jenis pohon kopi ini lebih tahan terhadap berbagai kondisi iklim, seperti suhu panas dan kelembaban yang tinggi. Pohon kopi robusta tumbuh lebih cepat dan menghasilkan lebih banyak biji kopi daripada jenis arabika. Jenis kopi ini memiliki rasa yang lebih kuat dan tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan arabika. Karena itu, kopi robusta sering digunakan untuk kopi instan dan kopi campuran dengan arabika.
Tanjakan
ternyata tidak berhenti di kebun kopi, namun terus berlanjut masuk kedalam
hutan yang masuk dalam wilayah Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rahman.
Masih banyak ditemukan pohon-pohon besar dan semak-semak khas hutan alam. Dan
juga banyak ditemukan pacet (Haemadipsa)adalah genus lintah darat yang tersebar
di berbagai wilayah di Asia, termasuk di Indonesia. Lintah darat ini hidup di
tempat-tempat yang lembap, seperti hutan dan daerah-daerah berair. Mereka
memiliki kemampuan untuk mengisap darah dari hewan vertebrata, seperti ikan, amfibi,
reptil, burung, dan mamalia, termasuk manusia.
Haemadipsa memiliki beberapa spesies, seperti Haemadipsa zeylanica, Haemadipsa picta, dan Haemadipsa sylvestris. Beberapa spesies Haemadipsa memiliki nilai medis karena bisa digunakan dalam pengobatan alternatif atau tradisional. Beberapa orang percaya bahwa ludah lintah Haemadipsa mengandung senyawa-senyawa yang dapat membantu mengobati berbagai penyakit, seperti hipertensi, arthritis, migrain, dan penyakit kulit. Namun, penggunaan lintah dalam pengobatan harus dilakukan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan medis yang tepat.
Setelah
mendaki dengan penuh perjuangan, akhirnya kami sampai juga dipuncak yang
tentunya rute mendatar dan kemudian menurun. Kembali kami melewati kebun kopi
yang sedang berbuah lebat, masih berwarna hijau tua, belum waktunya panen.
Dari
sini kami menyusuri rute yang menurun tajam, harus ekstra hati-hati, meski
tidak basah namun jalan yang berlumut membuat beberapa hasher terpeleset. Ketika
Anda menanjak atau melakukan aktivitas fisik yang berat, jantung akan bekerja
lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Hal ini disebabkan karena
otot-otot memerlukan lebih banyak oksigen dan nutrisi selama aktivitas fisik,
sehingga jantung harus memompa darah lebih cepat dan dengan kekuatan yang lebih
besar untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Ketika
jantung bekerja lebih keras, maka tekanan darah dan detak jantung akan
meningkat. Namun, hal ini normal dan tidak berbahaya selama Anda dalam kondisi
sehat dan melakukan aktivitas fisik dengan cara yang benar. Namun, bagi orang
yang memiliki masalah kesehatan tertentu, seperti penyakit jantung, tekanan
darah tinggi, atau diabetes, menanjak atau melakukan aktivitas fisik yang berat
bisa berbahaya dan memicu masalah kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu,
sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum melakukan
aktivitas fisik yang berat, terutama jika Anda memiliki masalah kesehatan.
Sebaliknya
ketika jalan menurun, jantung Anda akan bekerja dengan lebih sedikit intensitas
daripada saat berjalan menanjak atau melakukan aktivitas fisik yang berat. Hal
ini dikarenakan aktivitas fisik menurun secara alami memungkinkan otot-otot
Anda untuk meregang dan bersantai sehingga memerlukan oksigen dan nutrisi dalam
jumlah yang lebih sedikit.
Selain itu, saat berjalan menurun, perhatikan juga posisi tubuh Anda. Cobalah untuk mempertahankan posisi tubuh yang tegak dan seimbang agar dapat mengurangi tekanan pada lutut dan sendi. Menggunakan alas kaki yang tepat, seperti sepatu hiking yang nyaman dengan sol yang kuat dan menopang, juga dapat membantu mengurangi risiko cedera saat berjalan menurun.
Sampai
akhirnya kami melewati rute jalan besar yang artinya sudah hampir sampai di run
site di Vila pak Hadi. Sampai di Run site, kami disambut makan siang yang disediakan
oleh salah satu hasher yang juga ahli masak, bu Hj Mina. Nasi kuning, urap,
ayam goreng, tempe, mie goreng dan dilengkapi emping melinjo. Hidangan tepat
disaat yang juga tepat, capek, lapar dan makannya ramai-ramai.
Fun, Fitness, Friendship