Garis pantai Provinsi Lampung
1.105 Km yang membentuk 4 wilayah pesisir, pantai Barat (221 km), Teluk Semaka
(200 km), Teluk Lampung dan selat Sunda (160 km) serta Pantai Timur (160 km)
menjadikan Provinsi Lampung tepat bila menjadi tujuan wisata pantai atau laut.
Pantai pasir Putih, pantai Mutun,
Pantai Sari Ringgung, pantai Klara, Teluk Kiluan, Pantai Krui merupakan
beberapa lokasi wisata yang sudah tidak asing lagi bagi wisatawan domestic atau
manca Negara. Teluk Kiluan dengan atraksi khasnya, lumba-lumba, pantai Krui
dengan ombaknya yang menjadi sarana surfing yang sudah mendunia.
Hanya sebagian warga yang
mengetahui atau mengunjungi sebuah lokasi pantai yang sungguh indah, bersih,
rindang dan sedang ibangun sebuah hotel berbintang. Pantai Hurun, pantai
pribadi yang lokasinya tidak jauh dari pantai Mutun, namun untuk masuk wilayah
ini harus ijin khusus dari pemiliknya.
Bagi komunitas LHHH pantai ini
sudah beberapa kali menjadi meet point untuk kegiatan rutin minggu pagi dan
kali ini run 934 mengambil lokasi ini sebagai meet point. Beberapa teman
sudah ada yang datang lebih pagi untuk menikmati sunrise.
Dimulai dengan foto bersama
dipinggir pantai yang menjadi momen yang ditunggu sebelum melakukan perjalanan
yang kali ini akan cukup eksotis pemandangan alamnya. Jalan menanjak yang cukup
tinggi memaksa beberapa teman harus dibantu untuk naik karena medan yang licin,
basah dan cukup terjal. Tetapi tidak mengurangi semangat fun (kegembiraan)
dengan candaan teman lain yang sudah diatas atau dibawah. “Cepetan dong”, “ayo
disini pemandangannya bagus”, “ makanya olag raganya yang rutin”, “ayo
foto-foto” dll yang menjadi penyemangat untuk terus berjalan.
Pemandangan pantai Hurun, laut
lepas sungguh sungguh mempesona, menyegarkan mata. Tanjakan yang terjal,
keringat yang membasahi tubuh, nafas yang tersengal langsung hilang melihat
keindahan yang tidak ada ditempat lain. Birunya laut dengan beberapa pulau dilatar
belakangnya serta perahu nelayan menjadi komponen yang menambah keindahannya.
Ini tidak bisa dibiarkan melewati memoriku untuk di simpan menjadi kekuatan
jiwa, karena dengan demikian akan memberikan juga energy positif juga kepada setiap
orang, lingkungan. Up grade diri tidak melulu dengan pendidikan, pengetahuan
saja tetapi dengan menikmati keagungan alam bersama dengan teman-
teman yang
memang sama minat.
Menjaga tubuh secara fisik maupun psikis bisa dilakukan dengan banyak hal, dan kali ini dilakukan untuk merangsang meningkatkan hormon bahagia yang bisa dilakukan diantaranya adalah dalam kegiatan LHHH yaitu
(a) Aktifitas luar ruang, ini salah satu cara yang paling
mudah untuk meningkatkan hormon endorphin (pereda rasa nyeri alami tubuh) dan
serotonin (membantu mengatur suasana hati) dimana aktifitas luar ruang, dibawah
sinar matahari akan meningkatkan produksi kedua hormone ini.
(b) Olah Raga, memiliki dampak positif pada kesehatan emosional, menjaga
mental yang sehat serta melatih pergerakan tubuh. Didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
(c) Tertawa bersama teman,
sahabat. Secara alami dengan tertawa akan meredakan perasaan cemas atau stress.
Tertawa hormon dopamine (hormon perasaan baik) dan hormon endorphin akan
meningkat dengan demikian suasana hati akan meningkat. Terlebih tertawa
dilakukan dengan orang orang yang yang anda cintai, maka akan memicu untuk
pelepasan hormon Oksitoksin (hormon cinta).
Vegetasi dalam setiap perjalanan
juga menjadi sarana menarik bukan hanya sekedar obyek foto tetapi juga menjadi
sarana memperoleh keseimbangan psikis. Keunikan, keindahan, warna, aroma, bentuk,
memberikan masukan kepada otak kita untuk mengolah menjadi katalisator produksi
hormon baik yang diharapkan. Vegetasi selalu berubah, berbeda dan bila semua
itu dipahami hal baik yang bisa dinikmati akan sangat bermanfaat. Untuk kali
ini, pohon pisang, singkong, melinjo, kelapa, bunga lantana, jamur, dll menjadi
vegetasi yang banyak ditemui di perjalanan run 934.
Tanjakan yang tinggi meski tidak
terlalu jauh dilalui, dan sampai dipuncak bukit bisa disaksikan beberapa pantai
yang jarang ditemui. Pantai dengan pasir putihnya yang bersih, landai, sedikit
sampah industry (plastic) sebenarnya bisa menjadi lokasi wisata keluarga yang
bagus apalagi tumbuhan peneduh yang membuat suasana terasa sejuk. Hanya akses
yang harus ditempuh dengan jalan kaki sehingga jarang dikunjungi.
Segaris dengan pantai Hurun
adalah pantai Teluk Pandan, akses jalan kaki atau perahu bisa dilakukan, lokasi
ini benar-benar bersih dan nyaman untuk berenang dan berwisata tanpa diganggu
oleh keramaian. Sudah bebapa kali kami kesini, tidak akan bosan untuk
berkunjung.
Setelah menikmati pantai kami
kembali harus berkeringat dengan tanjakan yang menghadang, namun tidak perlu
kuatir, teman-teman selalu memberikan semangat atau membantu, berpegangan
tangan melewati jalur ini. Hari ini langit cerah berawan, dengan demikian cuaca
mendukung dalam kegiatan yang kami lakukan. Dipertengahan jalan kami dihadapkan pada 2
pilihan jalur, kekanan maka sekitar 30 menit akan kembali ke meet point atau ke
kiri untuk jalur long. Dan kami sepakat mengambil jalur long, menurun, licin dan tentunya jarak estimasi 9 km akan kami lalui.
Dipersimpangan jalan besar pantai
Mutun kami kembali mengambil jalur kiri yang menanjak melewati semak perdu yang
cukup meyulitkan, namun kali ini memang teman-teman yang biasa jalur long yang
melewati jalur ini. Namun demikian jalan besemak, basah, licin tetap harus kami
lewati dengan tujuan kelapa cabang.
Kembali kami melewati jalan pinggir pantai, dimana disini ada satu hal unik, yaitu adanya kelapa cabang. Pohon kelapa yang sudah tinggi, dimana diketinggian 7 meter pohon ini bercabang 2 dengan ketinggian masing-masing sekitar 3 meter. Pada umumnya pohon kelapa (cocos nucifera) tidak bercabang karena pohon kelapa termasuk anggota tunggal dalam marga cocos dari suku aren arenan atau arecaceae.
Kembali melewati galangan kapal
ko Aven yang biasanya kami gunakan untuk meet point kegiatan LHHH namun kali
ini hanya kami lewati saja. Sebelumya beberapa teman menikmati kelapa muda dipantai
ini. Kami bertiga melanjutkan menuju pantai Mutun tidak masuk tetapi kembali
mengambil jalan menanjak yang nantinya menuju sisi utara pantai Hurun. Dari
puncak bukit inipun tidak kalah indahnya, sisi kiri pantai Mutun yang
membentang luas, sisi kanan pantai Hurun dengan pasirnya yang putih dan bersih
serta pembangunan hotel yang sedang dikerjakan.
Melewati jalur ini sebenarnya bukan jalur yang di survey oleh team hare, namun dulunya pernah menjadi jalur run hash sehingga tidak sulit menemukan jalan menuju pantai Hurun sebagai meet point. Melewati semak, tumbuhan perdu dan sedikit jalan menurun yang tertutup pohon akhirnya kami sampai ditepi pantai Hurun sisi utara.
Sampai di lokasi meet point, kami
kembali disambut makan siang yang sudah disiapakan oleh bu Minah, ya, mi
Celor yang lezat buatan bu Minah menjadi penutup perjalanan run hash 934. Namun
demikian kebersamaan anggota masih terus dengan dilanjutkan mandi, berenang di
pantai Hurun.
Namun demikian, bersamaan dengan kegiatan Sekolah Polisi Negara (SPN) yang sedang temu antara calon taruna dan orang tua sehingga pantai Hurun menjadi ramai. Hal ini tidak nyaman (keramaian) bagi kami sehingga memaksa kami untuk segera beranjak pulang.
RUN ke 934. Minggu, 21 Nov 2021.Lokasi Pantai Hurun/Tomo, Mutun Pesawaran.
Dress code: Bebas warna Merah sporty sopan
Hashing minggu ini team Hare
& Cohare memilih Lokasi tepi pantai memang sudah lama kita tidak hash di
pantai ini. Awal start kt sdh sdh mendaki bukit milik Achung. Dari ketinggian
ini kt dpt melihat semua kesibukan pekerja bangunan yg sedang menyelesaikan
dack Hotel & Resort JW Marriot (
rencananya) Pantai ini mmg luar biasa indah apalagi dilihat dr ketinggian
nampak hamparan pulau 2 yg berserakan di Teluk Lampung ini. Hati kt merasa
tentram dan damai krn dibius suasana pantai Mutun dan Teluk Hurun. Lagian
tempat ini jg terdapat bnyk spot2 foto yg instagramable tuk Groupie apalagi
selfie.Trailnya msh spt biasa dr awal On-In sdh disuguhi
tanjakan bukit Achung
yang lumayan membuat para Hasher mengesss tp kt semua akan mendapatkan bonus
view yg benar2 cantik Setelah itu track Long nya diturun kan kembali ke pantai
Teluk Hurun yg tenang air lautnya. Dilanjutkan lg menaiki bukit hingga keluar
menuju pantai Kelapa bercabang dua. Kemudian menyusuri pantai Mutun manuju
lokasi On-In tdk jauh cuma 9K saja.
Pokoknya Hasher yg tdk hadir
minggu ini rugi aja dan semua ini tentunya tuk meninggikan Imun /anti body kita
semua. Tp pengurus perlu mengingatkan kembali kpd para hasher LHHH walaupun
Prov. Lampung sdh zone hijau utk selalu:
- Mematuhi Prokes 5M
- Para Hasher sdh mendapatkan
suntik vaksin minimal 1X.
- Jangan hadir Hash jika merasa badan kurang sehat.
- Jangan hadir Hash jika baru pulang dr luar kota.
- Jangan hadir Hash jika ada anggota keluarga satu rumah yg terpapar Covid-19.
Salam sehat dan bahagia tuk kita
semua. Yess.😍n..😍n...!!!