Monday, May 16, 2022

LHHH RUN 959, 15 MEI 2022, AIR TERJUN LUBUK HELAU

 

INTERNATIONAL FAMILY DAY RUN

Kabupaten Pesawaran yang berbatasan dengan Kotamadya Bandarlampung memiliki destinasi wisata yang cukup banyak dan bervariasi. Pantai menjadi destinasi andalan, karena garis pantai yang cukup panjang dan berada di antara pulau pulau atau teluk sehingga ombak terlalu besar. Beberapa tempat wisata sudah banyak dikenal oleh masyarakat Lampung maupun luar Lampung, diantaranya Pantai Mutun, Pantai Gading, pantai Hurun, pantai Klara dll  yang sudah dikelola dengan baik.  Selain pantai, kabupaten Pesawaran juga memiliki destinasi wisata alam yang bisa menjadi alternatif, diantaranya Taman Hutan Rakyat (Tahura), dan tentunya air terjun yang juga bnayak dijumpai.  Salah satunya adalah air terjun Lubuk Helau (law, Lau) yang masih jarang dikunjungi wisatawan karena medannya yang susah dijangkau.

Komunitas Lampung Hash House Harriers (LHHH) menjadikan air terjun Lubuk Helau menjadi tujuan kegiatan rutin mingguan kali ini. Meet point di area parkiran dekat dam yang juga menjadi lokasi wisata alam, bermain di sungai yang cukup bersih.

Dari kota Bandarlampung bisa ditempuh dalam waktu 45 menit – 1 jam dengan rute melalui pesisir laut dan wisata pantai Puri Gading, Pantai Duta Wisata, Pantai Mutun, Pantai Hurun, Pantai Sari Ringgung, Pantai Dewi Mandapa, Pantai Ketapang, Pantai Klara 1 dan 2. Sampai di depan markas Brigif 9 Marinir sebelum jembatan belok kekanan sekitar 1 km, maka akan sampai di parkiran mobil, disini meet point LHHH Run 959.

Saling sapa menjadi pembuka pertemuan para hasher yang hadir, absen dan mengambil air mineral untuk dibawa masing masing. Absen penting untuk kegiatan luar ruang, pertama untuk memastikan keadiran dan jumlah makan siang yang harus disiapkan setelah kegiatan. Juga memastikan semua Kembali ke meet point dengan aman dan selamat.

Rute yang kami lalui menanjak tapi tidak terlalu ekstrim dan panjang  dengan udara pagi yang masih segar serta pemandangan luas hutan dan sungai berbatu dengan airnya yang bersih. Jalan ini biasa dilalui oleh penduduk setempat untuk akses ke kebun, membawa hasil perkebunan (kopi, coklat, cengkeh, pala, kelapa, pisang, dll).  Disebagian jalan sudah diberi tatanan batu, untuk pejalan kaki harus berhati-hati untuk menghindari terkilir.

Suara air sungai terus mengiringi perjalanan kami dengan rerimbunan pohon bamboo, pohon duku, pohon coklat. Tanjakan sesekali, tidak panjang diselingi jalan datar dan sedikit menurun, namun bagi pekebun dengan naik motor mesti berhati-hati, disisi kiri jurang dan kadang ada yang longsor. Sekitar 1 jam 20 menit kami sampai dirumah pak RT yang berada ditengah kebun. Disini tinggak beberapa keluarga pekebun dengan halamannya yang penuh jemuran hasil panen, cengkeh, kakao.

Beristirahat sebentar dan foto bersama di jembatan gantung yang merupakan penghubung menuju ke kebun berikutnya. Disini teman-teman hasher yang berniat untuk medium run akan menikmati sungai berbatu yang berair jernih dan jembatan gantung menjadi spot foto atau sekedar merendam kaki. Namun untuk hasher yang mengambil long run akan terus melangkah menuju air terjun.

Jalan menyusuri pinggiran sungai dan kebun kakao dilanjutkan jalan yang menanjak, meski tidak ekstrim namun kali ini jalan menanjak cukup jauh dan konsisten. Tetap melewati kebun kakao yang rindang, sehingga sinar matahari tidak langsung tembus menimpa kami.

Pada saatnya jalan menurun melewati jalan berbatu menuju sungai dan Sampai ditepi sungai kamipun kembali melewati pinggiran sungai yang harus menjadi perhatian agar tidak terpeleset, terutama ketika mau sampai disungai, saling membantu, berpengangan pada akar.

Sampai ditepi sungai kami beristirahat untuk makan bekal yang telah disiapakan sebelum menyeberang sungai. Menyeberang sungai tidak bisa sendiri, harus saling membantu, saling berpegangan dengan mengamankan barang bawaan terlebih dahulu (HP, kamera, dompet, dll yang harus terhindar dari air). Debit air yang besar dan dalam bisa membuat sesorang hanyut terbawa arus, untuk itu menyeberang harus saling bantu.

Keseruan menyeberang menjadi pengalaman tersendiri bagi para hasher. Bagi beberapa orang (hasher) sepertinya tidak mungkin, tidak berani, namun berkat Kerjasama, saling membantu, saling menyemangati akhirnya sungai deras bisa kami lewati.

Ternyata tidak saja menyeberang yang beresiko hanyut, saat sampai diseberangpun kami harus melewati batu besar, harus naik diatasnya untuk menuju keair terjun. Keras, licin dan super hati hati serta Kerjasama semua hasher akhirnya bisa dilewati denga naman.

Melewati tepian sungai, berbatu besar ternyata juga menjadi tantangan tersendiri, tidak mudah, basah, licin. Disini harus focus memperkatikan setiap Langkah namun jangan dilupakan, dikanan-kiri pemandangan sungguh bagus, aliran air, pepohonan, akar pohon, batu, percikan air bisa dinikmati.

Tidak terlalu jauh setelah menyeberang, kami sampai di air terjun Lubuk Helau (law, lau) yang sungguh-sungguh bagus, airnya yang bersih, pepohonan dikanan kiri. Tidak terlalu tinggi, namun debit airnya yang besar dan air terjun yang melebar sungguh indah untuk diabadikan.

Tidak terlalu lama kami berdiam untuk mengagumi keindahannya, selanjutnya kami berenang, mandi dan bermain air di sekitar air terjun. Para hasher sungguh sungguh menikmati kesegaran air terjun Lubuk Helau. Hampir 1 jam kami bermain air disini sambil mengabadikannya dengan foto dan video.

Setelah puas menikmati mandi, berenang dan mengabadikan dengan foto maupun video, kami lanjutkan perjalanan pulang dengan seluruh pakaian yang basah kuyub tetap menempel dibadan, melewati kembali jalan berbatu yang licin. Selanjutnya Kembali melintas batu besar yang juga licin dan berbahaya, bila terpeleset bakal berakibat fatal. Menyeberangi sungai juga dengan berpegangan, saling membantu untuk memastikan setiap orang sampai diseberang dengan aman dan selamat tidak terbawa arus sungai yang deras.

Kembali melewati jalan yang miring dan disisi kanan jurang, kami Kembali menyusuri jalan pulang. Sempat beberapa hasher yang terpeleset, terjatuh, namun berkat Kerjasama saling membantu melintasi jalan ini cukup aman. Selanjutnya tanjakan harus kami lewati dengan rindangnya pohon hutan yang tinggi. Cukup menguras energi hingga sampai dijalan yang menurun dan terus menurun.

Tidak terlalu lama perjalanan pulang hingga sampai di rumah penduduk, karena jalan yang menurun dan tidak lagi banyak berhenti untuk sekedar foto-foto. Namun ada satu orang hasher yang mesti berjalan agak lambat karena terpeleset dan terjatuh sebelumnya.

Di rumah penduduk (pak RT) kami telah disiapkan kelapa muda yang siap dinikmati. Airnya banyak mengandung cairan elektrolit dan mineral, kesegarannya diminum pada saat yang pas (lelah, haus, udara panas) air kelapa muda menambah energi sebelum melanjutkan perjalanan pulang.

Sebentar ngobrol bersama penduduk setempat, perjalanan pulang kami lanjutkan. Sebelumnya ada beberapa hasher yang benar-benar kelelahan memilih untuk naik ojek (sepeda motor dengan modifikasi untuk membawa hasil bumi) yang sebenarnya kalau untuk berboncengan sungguh membuat badan justru terasa sakit semua, tergoncang saat perjalanan. Dari tempat ini sampai ke meet point (berkumpul, parkir kendaraan) mereka dibayar Rp. 50.000.

Sebenarnya ada satu hasher yang merasa kelelahan namun semangatnya yang memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Sebentar menanjak dan kemudian jalan menurun, sedikit datar, namun jalan berbatu mesti berhati-hati agar tidak tersandung atau terpeleset.

Sampai disini pakaian yang kami kenakan sudah mulai mengering, dimana sebelumnya  mandi, berenang menggunakan pakaian yang sama dan tidak ganti pakaian ketika pulang. Kegiatan luar ruang identic dengan kotor, basah (karena air, keringat), jadi sebaiknya menggunakan pakaian dengan bahan yang mudah kering.

Jam 14.10 wib kami sampai di meet point dan hasher terakhir yang sampai sekitar jam 14.30 wib. Beberapa teman yang mengambil rute medium sudah lama menunggu. Namun juga sudah membawa hasil bumi masing-masing (sayur pakis, petai, pisang dll) yang dibeli dari penduduk setempat.

Rute hash ini memang termasuk yang jauh dan memakan waktu yang lama, namun cerita, foto, video yang didapat juga banyak. Rute yang penuh perjuangan, kerjasama, empati, namun banyak yang  didapat, kegembiraan, kebersamaan dan tentunya rekreasi yang tidak semua orang bisa melakukannya. Dan tentunya foto maupun video yang kami ambil menjadi saksi atas keseruan komunitas LHHH yang bisa dilihat, maupun disaksikan oleh siapapun. 



 

 






















Saturday, May 14, 2022

LHHH RUN 958, 8 MAY 2022, PINANG JAYA

 

LEBARAN RUN

Suasana Lebaran terasa di perjumpaan pagi ini di meet point LHHH Run 958 Pinang Jaya, beberapa hasher yang beragama Islam membawa kue khas Lebaran, kue nastar dll yang dibagikan kepada hasher lain. Ucapan selamat lebaran dan saling memaafkan menjadi sambutan pagi yang mengawali run setelah masa puasa dan lebaran.

Cukup banyak hasher yang hadir kali, setelah beberapa minggu hanya Sebagian yang berpartisipasi. Foto bersama menjadi awal dimulainya perjalanan. Jalan menanjak menjadi tantangan pertama yang harus dilewati, dan jalan yang licin menjadi perhatian untuk berhati-hati agar tidak terpeleset atau jatuh.

Tanjakan pertama yang dilalui menjadi tantangan untuk melangkah pada jalan atau rute berikutnya. Tidak jauh tanjakan yang dilewati namun membuat kami terasa “menges” walau akhirnya ketemu rute yang datar dan menurun melewati perkampungan dan jalan beraspal.

Setelah beberapa waktu melewati jalan beraspal, kami Kembali masuk ke area perkebunan kelapa, kakao, pisang dll, dengan jalannya yang berbatu. Pohon tinggi dan suasana sejuk membuat perjalanan kami tidak terlalu menguras keringat.

Rute yang kami lewati kali ini sebenarnya banyak alternatif tergantung dari kemampuan fisik masing-masing namun dengan jalan yang menanjak maupun turunan yang bervariasi dan tidak terlalu curam. Cocok buat para hasher yang lebih menyukai jalan jauh tetapi tidak ekstrim. Apalagi pepohonan rindang disepanjang jalur dibarengi langit yang berawan membuat perjalanan kami tidak terlalu menguras energi. Namun dibeberapa jalan yang menjadi akses pekebun dengan kendaraan roda 2 dan tercipta jalan selebar ban motor harus berhati-hati karena licin.

Seperti biasa, foto-foto menjadi vitamin para hasher untuk menambah energi baru. Tidak banyak spot dengan view luas namun bisa didapat spot bagus untuk foto, diantaranya buah kakao, rumput atau tanaman lainnya.

Sekitar 8 km rute yang kami lalui cukup dengan variasi jalan, beraspal, berbatu, setapak licin, setapak jalan motor yg berlubang, menanjak, menurun tidak terlalu curam, menyeberangi sungai kecil. Dan sampai di  meet point lapangan bola desa Pinangjaya telah disambut dengan soto panas menggiurkan yang disiapkan oleh salah satu member LHHH. Saat yang tepat untuk bersantap, capek dan yang pastinya lapar, apalagi makan bersama ramai-ramai.














 


Monday, May 02, 2022

LHHH RUN 957, 1 MAY 2022, VILLA KEBUN PAK HADI

 KETUPAT and BIRTHDAY RUN

Mengawali bulan Mei 2022 yang kebetulan bertepatan pada hari Minggu tanggal 1, para hasher yang kali ini sekitar 50 orang berkumpul di meet point favorit, yaitu di villa kebun pak Hadi Wiyono yang merupakan salah satu senior hasher LHHH. Lokasinya berdampingan dengan wilayah taman hutan rakyat Tahura, sehingga cocok sekali menjadi tujuan teman-teman melakukan kegiatan luar ruang. Hari ini 2 hari menjelang lebaran sehingga teman-teman muslim tidak banyak yang hadir, untuk mempersiapkan keperluan lebaran.  

Diawali dengan selebrasi setiap Minggu akhir bulan untuk merayakan hasher yang berulang tahun setiap bulannya. Acara sederhana, tidak ada potong kue, hanya meniup lilin yang diletakan diatas telur rebus berwarna merah sambil menyanyikan lagu bertema ulang tahun. Bentuk sederhana untuk saling memberi perhatian kepada member LHHH.

Foto bersama menjadi penanda perjalanan segera dimulai pada jam 07.30 wib. Melintas jalan beraspal sekitar 1 km kemudian memasuki area kebun pisang dan Sebagian hasher melintas ke rute suka-suka. Sekitar 12 hasher memilih rute long yang telah disiapkan oleh team hare 2 hari sebelumnya. Tidak ada tanjakan diawal perjalanan kali ini, justru jalan agak landau dan cenderung menurun.

Beberapa teman sempat bercanda, “jalan datar dan menurun, pasti nanti tanjakannya parah”. Sampai sepanjang ini masih mendatar, menurun dan justru melewati sungai. Dengan beberapa lonpatan kecil diantara batu-batu, sampai juga diseberang tanpa membasahi sepatu. Dan selanjutnya menyeberangi sungai lagi, juga dengan lompatan keatas batu, batu, batu, sampai juga diseberang tanpa basah.

Ternyata rute ini Kembali bertemu dengan sungai yang sama, namun lompatan diatas batu-batu sudaah tidak bisa dilakukan lagi karena memang harus menyusurinya, dan tentunya sepatu, celana basah kuyup. Beberapa hasher sempat ada yang terpeleset terjatuh, sehingga membasahi celana maupun bajunya.  Menyusuri sungai memang segaja dibuat oleh team hare untuk memberikan kesan rute yang menantang tidak hanya melewati jalan setapak maupun semak.

Cukup lumayan jauh rute yang harus dilewati dengan tantangan sungai, menyeberang dan kembali menyeberang kemudian menyusurinya. Sungai yang sama namun tanaman hijau dikanan-kiri selama perjalanan memberikan kekuatan bagi hasher melakukan tantangan sambil menikmati alam. Pohon liar, bambu banyak ditemukan dalam rute ini.

Kembali kami melewati jalan setapak yang telah diperkirakan oleh teman-teman hasher, pasti ada tanjakan yang parah. Benar, tanjakan yang kami lewati membuat nafas kami tersengal, “menges” istilah kami. Tanjakan 70 derajat melewati pepohon bambu, bersyukur beberapa hari sebelumnya tidak hujan, bisa dibayangkan kalau hujan, rute ini akan menyiksa karena licin. Cukup jauh tanjakannya meski pada akhirnya sampai juga dipuncaknya. Pemandangan bagus, luas, hijau menjadi energi positif yang bisa kami serap untuk melanjutkan perjalanan.

Gunung Betung yang menjadi latar belakang juga tidak lepas menjadi spot foto menarik. Bagi kami, pepohonan, sungai, kebun, gunung dll merupakan sarana foto yang menarik dan memberikan kekuatan untuk tetap aktif berkegiatan luar ruang. Sehat salah satu tujuan namun rekreasi, relaksasi, persahabatan juga menambah daya tarik kegiatan ini untuk terus digeluti.

Lampung banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi, pantai menjadi salah satu andalan, namun wisata buatan juga bisa menjadi alternatif. Salah satunya yang bisa dikunjungi di wilayah ini adalah Lembah Durian, Taman Kupu-kupu Gita Persada, Taman Rusa dan yang terbaru adalah Lengkung Langit 2. Pada rute yang kami lewati adalah Lembah durian, sebuah Kawasan wisata alam yang menyajikan lokasi wisata keluarga, dan pada saat musim durian, ditawarkan memetik durian sendiri. Namun bila belum musim durian, lokasi ini bisa menjadi arena bermain bagi keluarga dengan pohon-pohon rindangnya.

Rute kali ini hanya menempuh sekitar 7 km, namun rute yang kami lewati sungguh menarik, sungai, tanjakan tajam, dan tentunya pemandangan alamnya. Kegiatan kali ini kami tutup dengan sajian lontong sayur dengan lauk rendang dan krupuk ditambah minuman es markisa yang segar.



Hashing News Lampung HHH

RUN ke 957. Ketupat & Hashy Beerday Run. Minggu,   01 Mei 2022. Lokasi  Kebun Pak Hadiwiyanto kolam renang.

Dress code: White (putih) 17 Anniversary LHHH. Bagi Yang Ultah .Pink 19 Anniversary LHHH

Bagi yang belum pulkam dan berangkat liburan ditunggu kedatangannya untuk Hashing. Lokasi ini merupakan lokasi favorit para Hasher. Di sini kita dapat duduk2 santai sambil menikmati suasana kolam2 ikan koi, nila dan gurame. *Disamping itu banyak buah2an, Jambu Jamaika, jeruk bali dan Nangkadak. Masih ada kolam renang dengan airnya yang jernih dan dingin. Ditambah dengan trailnya dari JJS sampai Long semua lengkap di lokasi ini. Rute short bisa singgah di Taman kupu2, budi daya Jamur dan Taman bunga Pelangi serta Lembah Durian

Long Trailnya luar biasa super karena masih terbilang track baru karena pernah sekali kita mencobanya perdana setahun yang lalu. Lintasan trailnya setelah, menyebrangi jalan raya masuk ke Pondok Pesantren yang hampir selesai dibangun, diajak menyusuri sungai yang lumayan deras airnya tapi dalam penuh bebatuan, di lanjutkan mendaki bukit yang lumayan menguras tenaga dan keringat. Sampai diatas para Hasher pasti terpuaskan dengan pemandangan yang sungguh2 indah membuat kita healing. Bagus untuk background foto Selfie maupun Groupie. Jarak tempuh kurleb 8 K. Pokoknya semua ini untuk membuat kita happy. Cukup ditempuh dalam waktu 2 jam Run. Menu Minggu ini istimewa Ketupat Lebaran olahan dari saudari Pau Tju *Pokoknya minggu besok semua Hasher pasti puas deh.Tapi kita perlu mengingatkan kembali kepada para hasher LHHH untuk selalu:

- Mematuhi Prokes 5M

- Jangan hadir Hash jika merasa badan kurang sehat.

- Jangan hadir Hash jika baru pulang dari luar kota.

Salam sehat dan bahagia untuk kita semua. Yess.😍n..😍n...!!!